Beraksi di Glyph
Posted on Kamis, 02 Januari 2014 at 16.58

Astonic kembali unjuk kebolehan di “Glyph”, sebuah acara perlombaan antar dua angkatan (kelas X dan XI) yang bertemakan sejarah. Cabang yang dilombakan adalah mural, drama, parade, dan freestyle. Lawan kita kali ini tak bisa dianggap remeh, yakni angkatan 19 Eisthera Gritanefic. Mereka punya pasukan akrobatik (._.).

Namun, Astonic tetap tidak takut. Kita pun boleh dibilang berhasil mempersembahkan yang terbaik, hingga akhirnya unggul dengan skor 3-1. Yang berhasil kita sabet medali emasnya ialah mural, freestyle, dan parade.

Muka ketua angkatan kita, M. Naufal Wiratama Azhari ketika sabtu itu

Kita mulai dari drama. Drama ini mengisahkan tentang sejarah perjalanan angkatan Astonic sejak awal masuk IC hingga sekarang. Angkatan mempercayakan konsep drama kali ini kepada manusia-manusia yang datang dari negeri dongeng, seperti Gilang, Giffari, Debby, Amany, dan beberapa lainnya.

The Drama

Sedangkan konsep untuk mural dipegang oleh maestro-maestro yang sudah tidak diragukan lagi kecakapannya dibidang coret-mencoret. Ada Vicky, Kukun, Nida, dan beberapa lainnya. Dan seperti biasanya, ”the power of kepepet” pun digunakan kali ini. Dikasih waktu tiga hari buat ngerjain, tapi baru mulai di hari terakhir. Namun, hasilnya bisa dibilang sangat memuaskan karena dikerjakan bersama-sama.


"Hidup Berawal dari Mimpi"

ABCD alias “Astonic Best Chosen Dancer” kembali beraksi di malam puncak Glyph. Grup yang digawangi oleh Rahadian Irsyad ini berjoget dengan kerennya sampai-sampai menerima tepuk tangan yang tak habis-habisnya dari penonton. Konsep dance ini menggunakan: Ian, Alwan, Neto, Mar’ie, dan Hafiz sebagai tim inti; Yassin, Levi, Farras, dan Amru sebagai mumi; dan Gilang sebagai Fir’aun. Penutupannya pun bisa dibilang antimainstream, dengan flashmop seangkatan.

ABCD di tengah-tengah aksinya

Dan sampailah pada yang terbesar, parade, dengan tekad kuat untuk mengulang kejayaan di masa lalu. Tak peduli dengan gerimis, Astonic tetap mempersembahkan yang terbaik di sini. Segala hal yang diperlukan pun disiapkan, mulai dari tim perkusi, barisan paskibra, tari kecak, barongsai dan ular naga, tari lilin, tongkat api, obor, piramida manusia, dll. Parade ini ditutup dengan semburan api dan yel-yel angkatan. Konsep parade ini disusun oleh Ocit, Raka, Ica, dan Choir.

Akrobat tongkat api oleh Alwan Abdillah Darussalam

Para penyembur api (Raka, Opal, Salman, Afif, Adzka, Aripin, Faiz) dan para piramida (banyak, hehe)

(mrm)

0 Comment:


Post a comment



« Newer Older »


TOP▲
© 2011-2013 ASTONICDR.
Design by Amer Izzat & Powered by Blogger.
Best viewed using Google Chrome with a resolution of 1366 x 667.